Home Berita Terkini

Daftar Komunitas



Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini390
mod_vvisit_counterper Hari509
mod_vvisit_counterper Minggu1759
mod_vvisit_counterper Bulan6537
mod_vvisit_counterSeluruhnya505560

Berita Terkini

Oleh: Muhammad Nur Hasan Syah Perjalanan hidup merupakan sebuah proses menuju kesempurnaan. Menjadi “Champion” adalah visi dari setia...

Read more
 

Jurnal Terkini

Jurnal Gizi dan Pangan merupakan publikasi resmi PERGIZI PANGAN Indonesia yang bekerjasama dengan Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas E...

Read more


Buku Saku Posyandu PDF Print E-mail

Buku Saku Poyandu

Download Buku Saku Posyandu

 
Lomba Komik PDF Print E-mail

Dalam rangka menciptakan media edukasi gizi yang terkini, benar, edukatif, menghibur dan menarik berupa komik bagi anak sekolah dasar, PERGIZI PANGAN Indonesia menyelenggarakan Lomba Komik bagi anak sekolah dasar dengan tema “Pangan dan Gizi Mewujudkan Bangsa Sehat Berprestasi”. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 16 Oktober 2016, Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2016, dan Hari Kesehatan Nasional 12 November 2016.

TOPIK

Berdasarkan tema dan permasalah gizi terkini di Indonesia, dirumuskan empat pilihan topik komik yang dilombakan, yaitu:

1. Awali harimu dengan sarapan sehat (banyak anak yang belum terbiasa sarapan, padahal sarapan sehat merupakan salah satu pilar gizi seimbang, dan bermanfaat menjaga agar tubuh sehat dan kuat, meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, meningkatkan prestasi belajar, mencegah jajan sembarangan, menjaga berat badan dan kolesterol normal, melatih disiplin dan kebersamaan)

2. Aku suka buah dan sayur (banyak anak yang tidak suka makan buah dan sayur yang perlu dimotivasi agar menyukai makan buah dan sayur, padahal memiliki manfaat yang banyak seperti memperlancar BAB, mengendalikan kolesterol, tekanan dan gula darah serta mencegah infeksi dan kanker)

3. Aku suka telur dan susu (konsumsi telur dan susu pada anak Indonesia masih rendah jauh di bawah rata-rata konsumsi telur dan susu di ASEAN, padahal kandungan gizinya sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak termasuk mencegah stunting)

4. Ayo makan ikan (banyak anak yang belum terbiasa makan ikan, padahal ikan mengandung protein, asam lemak, vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan anak)

SYARAT DAN KETENTUAN LOMBA

  1. Peserta mengisi Formulir Pendaftaran
  2. Terbuka untuk umum termasuk pelajar dan mahasiswa berumur di bawah 45 tahun
  3. Komik berwarna berukuran A5 setebal 12 halaman termasuk cover depan, pengenalan tokoh dan ringkasan cerita, serta cover belakang. Contoh format komik dapat dilihat di bit.ly/komiksarapan
  4. Peserta mengirimkan minimal 1 komik dengan memilih salah satu topik
  5. Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 komik dengan topik yang berbeda
  6. Peserta wajib mem-follow Twitter @PERGIZI & @linisehat, dan Like Fanpage Facebook PERGIZI PANGAN Indonesia & Facebook linisehat serta Instagram @pergizi & @linisehat
  7. Komik yang dilombakan merupakan karya baru, orisinal, bukan hasil jiplakan, bukan terjemahan dan atau mengambil sebagian hak cipta orang lain
  8. Komik yang dilombakan belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan sebelumnya
  9. Bahasa yang digunakan dalam komik adalah bahasa Indonesia atau bahasa yang mudah dimengerti oleh anak sekolah dasar
  10. Komik yang dilombakan tidak boleh mengandung unsur yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, kesusilaan, moral, SARA (Suku, Agama dan Ras), kekerasan, promosi produk komersial, serta tidak mengandung unsur pornografi.
  11. Komik yang dikirimkan berupa file PDF diupload ke cloud penyimpanan (google drive, icloud, dropbox dsb-pastikan URL dapat dibuka, tidak di-protect) bersambung dan dikirimkan ke This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
  12. Jika menyajikan data, tuliskan sumbernya pada lembar terpisah (terlepas dari bagian komik).
  13. Keputusan tim penilai mutlak, dan tidak bisa diganggu gugat.
  14. Penilaian karya komik dilakukan dua tahap. Tahap pertama penilaian terhadap ringkasan dan alur cerita. Tahap kedua penilaian terhadap komik secara keseluruhan. Tahap kedua hanya boleh diikuti oleh peserta yang lolos tahap pertama. Bila suatu ringkasan dan alur cerita serta isi komik turut disempurnakan oleh tim penilai, maka hak cipta pembuatan komik dimiliki bersama.
  15. PERGIZI PANGAN Indonesia, berhak menggunakan komik karya peserta untuk tujuan promosi dan kehumasan tanpa batas waktu, dengan hak cipta pada pembuat komik.

KRITERIA PENILAIAN

  1. Memenuhi syarat dan ketentuan lomba
  2. Ide orisinal, sesuai topik, cerita jelas dan inovatif
  3. Mengandung pesan edukasi yang benar dan kuat
  4. Terkini, benar, menghibur dan menarik
  5. Memenuhi prinsip-prinsip pembuatan komik
  6. Penilaian juara bukan untuk setiap topik (overall)
  7. Finalis juga dinilai melalui fanpage Facebook PERGIZI PANGAN Indonesia

PENDAFTARAN DAN PENGUMUMAN HASIL LOMBA

1. Pendaftaran kepesertaan dan pengiriman pengenalan tokoh dan ringkasan komik (1 halaman) paling lambat tanggal 15 September 2016. Contoh satu lembar halaman pengenalan tokoh dan ringkasan komik dapat dilihat di : bit.ly/ringkasankomik

2. Pengumuman hasil seleksi pengenalan tokoh dan ringkasan komik pada 5 Oktober 2016. Daftar Peserta yang lolos dapat dilihat DISINI

3. Pengiriman komik lengkap (12 halaman) bagi peserta yang lolos seleksi tahap 1 paling lambat tanggal 20 November 2016

4. Pengumuman 3 pemenang terbaik pada 15 Desember 2016

HADIAH LOMBA

Juara 1 Rp 7.500.000.-

Juara 2 Rp 4.000.000,-

Juara 3 Rp 2.000.000,-

KONTAK

Telp                      : (0251) 8628304 (jam kerja)

SMS/WA             : 085726071083 (Angga) dan 085716759791 (Khoirul)

Twitter                : @PERGIZI

Facebook            : facebook.com/PERGIZI

Email                    : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 
TRAINING DAN WORKSHOP JURNALISTIK ONLINE PDF Print E-mail

TRAINING DAN WORKSHOP NASIONAL JURNALISTIK ONLINE DALAM BIDANG PANGAN, GIZI DAN KESEHATAN  BAGI GENERASI MUDA

Online Journalism disebut juga jurnalistik internet, jurnalistik web, dan jurnalisme daring (dalam jaringan) merupakan generasi baru jurnalistik setelah jurnalistik konvensional (jurnalistik cetak, seperti surat kabar) dan jurnalistik penyiaran (broadcast journalism radio dan televisi). Jurnalistik online adalah aktivitas jurnalistik atau penyebarluasan informasi yang memanfaatkan internet sebagai medianya sehingga dapat diakses secara global ke seluruh dunia. Jurnalistik online merupakan metode baru penyajian informasi dan fakta dengan menggunakan bantuan atau perantara teknologi internet. Salah satu contoh perwujudan jurnalisme online adalah website, baik website pribadi maupun lembaga seperti komunitas, organisasi dan perusahaan terutama media online. Contoh media online populer di Indonesia antara lain detik.com, tribunnews.com, kapanlagi.com, kaskus.co.id, liputan6.com, kompas.com, merdeka.com, okezone.com, duniafitness.com, net.co.id, malesbanget.com, hipwee.com, tempo.co.

Penguasaan ilmu dan keterampilan jurnalistik online merupakan modal dasar bagi SDM di berbagai lembaga (komunitas, organisasi, instansi dan perusahaan), untuk mampu memperbaharui website-nya secara berkala, mengembangkan bisnis online dan menyampaikan pesan dan tips seiring dengan dinamika dunia jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat. Setiap kegiatan dapat diposting dan tersebar luas sehingga akan mampu menunjukkan reputasi dan meningkatkan citra.

Dunia pangan, gizi dan kesehatan perlu menerapkan jurnalistik online sebagai sarana untuk menyebarluaskan pesan-pesan pangan, gizi dan kesehatan yang sangat dibutuhkan setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Penyebaran pesan-pesan ini merupakan implementasi tindakan promotif dan preventif untuk generasi sehat berprestasi yang sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia. Oleh karena itu PERGIZI PANGAN Indonesia menganggap penting bagi generasi muda, untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan jurnalistik online di bidang life style terutama pangan, gizi dan kesehatan.

 

DOWNLOAD MATERI PELATIHAN DAN WORKSHOP JURNALISTIK ONLINE

Hari 1

Arif Satria - Menulis Populer

Andang S - Teknik Wawancara

Andang S - Dasar-Dasar Jurnalistik

Hari 2

-

Hari 3

Revisi Artikel Peserta

 
Half Day Seminar "Rice Fortification" PDF Print E-mail

Half Day Seminar

"Current Evidences on Rice Fortification for Improving Nutrition"

Indonesia as a middle-income country, characterised by wide regional disparities: cities with modern shopping malls contrast sharply with the country’s poor rural areas. Indonesia is a member of G20 – the Group of Twenty of the world’s major industrial and emerging economies – and is playing an increasingly important role in the region. Reforming social protection system is anchored firmly as one of the government’s national priorities in the five-year medium-term development plan and will also continue to play a key role in the 2015-2019 development plan. Social protection is seen as one of the foundations for economic growth and social cohesion.

 

Indonesia has become one of the 17 countries with concerning nutrition problems, placing the country's nutrition status at the same level as African countries. It is conveyed by the Deputy of Human Resources & Culture of Ministry of National Development Planning (Bappenas). Both under and over nutrition problems are facing by Indonesians, such as underweight, stunting, obesity, anemia, vitamin A and Iodine deficiencies. According to presidential decree (PERPRES) No. 43/2013 on Acceleration Nutrition Improvement, the main focus of the target groups of  the nutrition programs are teenagers, woman at reproductive age, pregnant woman, lactating woman, and young children, particullary among poor, isolated communities and disaster victims such as refugees.

 

Rice plays an important roles in Indonesians diet. About 95% of Indonesian consume rice every day with the mean intake of rice was 197,1 g/cap/day. Half of the calories and 40% of protein consumed by the Indonesian society are derived from rice. The Indonesian population still consumes less than 50% of the amounts of vitamins and minerals needed. Iron Deficiency Anaemia (IDA) is a serious health issue that compromises the cognitive development of young children and increases the risk for maternal death at birth. Update according to Riskesdas 2013 of Ministry of Health, 37,1 % pregnant woman, 28,1% children under-five years & 26,4% of school children are suffering from anemia. There was no much change in the prevalance of anemia among children under-five and school chldren.

 

Vitamin A is an essential micronutrient especially relevant for the eyesight, immune functions and growth. Urban poor families, rely on cheap staple foods which are lack of vitamin A content. According to the Micronutrient Initiative (MI) subclinical forms of vitamin A deficiency affect 14.6 % of children under five in Indonesia which is considered a significant public health problem.

 

Other nutrients also tend to be lower. Deficiencies in vitamin B1 and B3 often occur in populations which consume milled rice as their main staple food. Rice is also a poor source of folic acid, which is important for fetus development. Zinc which plays an important roles in bone development and the immune system, is usually in adequate in Indonesian diet. Children with inadequate zinc intake are likely to be stunting and suffer more often from diarrhoea, further compromising their growth. Stunting is prevalent among Indonesian children. Udate from data of Riskesdas 2013 of Ministry of Health, the prevalence of stunting among children under-five years was 37,2% and among school children (5-12 years) was 30,7 %.

 

Evidence from developed countries showed that the health and academic performance of primary school children are improved through the introduction of school food and health programmes. Although some have recognised the value of school food and health programmes, there is still a lack of realistic and affordable concepts, as well as the required expertise. Very few sustainable programmes run on a regional basis. Many are only carried out in a few individual schools and are thus far from reaching their full potential.

Based on the above considerations, Food and Nutrition Society of Indonesia (PERGIZI PANGAN Idonesia) branch North Sumatera and GIZ Indonesia will conducted a Half Day Seminar on Fortified Rice to updating knowledge and evidence based about Rice Fortification in Indonesia.

 

Based on the above considerations, Food and Nutrition Society of Indonesia (PERGIZI PANGAN Idonesia) and the Department of Community Nutrition IPB conduct a half-day workshop on rice fortification to reduce micronutrient deficiencies in Indonesia in this day.

 

DOWNLOAD SLIDE 1

Rice Fortification For Improving Nutrition: What We Have Done In The Philippines? - Mario Capanzana, PhD (Director, Food and Nutrition Research Institute, Department of Science and Technology (FNRI-DOST)

DOWNLOAD SLIDE 2

Current Evidences On Rice Fortification For Improving Nutrition: Lessons Learned From Raskin Fortification - Dr Drajat Martianto, MSc

 
Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia Menginspirasi Hidup Sehat di Bangka PDF Print E-mail

Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Prof Dr Hardinsyah, MS bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr Anies Baswedan.

Pemberitaan Media Masa Lokal tentang Aktivitas Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia di Bangka

Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Prof Dr Hardinsyah, MS memberikan inspirasi di acara Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kep. Bangka Belitung, bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr Anies Baswedan.

 
Page 4 of 19